Monthly Archive for April, 2003

Coppa Italia [final]
AC Milan x AS Roma

Pantau terus hasil pertandingan peserta Liga Champion ini :

*yang perkasa*
MU x Newcastle [6-2]
Ajax x NAC Breda [3-0]

*separuh nafas*
Milan x Inter [1-0]
Valencia x Osasuna [1-0]

*megap-megap*
Juve x Bologna [2-2]

*cucian deh loe*
Madrid x Sociedad [2-4]
Barca x Depor [2-4]

Welcome to blogsport YoYo Ikoen !!!

Hasil serie A kemaren/ tadi pagi
Milan x Inter [1-0]
Sekarang dua2nya dapet poin 55. Malahan Milan unggul selisih goal. Juve tambah mantab aja nih. Mudah2an besok pagi Juve menang lawan Bologna :)
Como x Perugia [1-1]
Miccoli again !!! Di injury time pula… gila! Asli deh musim depan Miccoli ga bakal dipenjemin lagi alias ditarik ama Juve. Yeah, u know-lah… Juve lagi krisis pemain depan. Si gempal itu kayaknya cocok jadi tandemnya Del Piero!

Gue Fans MU !!!

waaaaah salam kenaaaaaallllll muaaaaccchh

agum gumelarAgum Gumelar akhirnya menjabat sebagai ketua umum setelah terpilih pada Musornas KONI, Kamis (27/2) di Jakarta. Agum terpilih setelah mengumpulkan suara terbanyak 42 suara. Ia menyisihkan para kandidat lain dan akan memegang tampuk kepengurusan KONI periode 2003-2007.
Ia menyisihkan kandidat lainnya, antara lain sang gubernur DKI yang difavoritkan akan mampu mengimbangi Agum, Sutiyoso, hanya berhasil merebut 22 suara. Sementara calon lain, Luhut B. Panjaitan dan Arie Sudewo masing-masing memperoleh 8 dan 6 suara.
“Pemilihan berlangsung dengan demokratis, transparan, dan sportif,” ujar Agum. Iya deh, selamat bertugasss (/bola)

Selamat jalan
Mantan pemain sepakbola nasional di era’70-an, Abdul Kadir, meninggal dunia pada Jumat dini hari (4/4) setelah sebelumnya mengalami kondisi kritis di Rumah Sakit HM Husni Thamrin di Salemba Jakarta.

Abdul Kadir, yang lahir di Denpasar 27 Desember 1948, adalah sosok yang sudah tak asing bagi publik sepakbola Indonesia.
Ia bahkan mendapat julukan “Si Kancil” karena kelincahannya dalam mengolah si kulit bundar di lapangan hijau. Pemain yang berposisi sebagai kiri luar itu mencapai masa keemasannya pada awal 1970-an bersama rekan-rekan seangkatannya seperti Sutjipto Soentoro, Ronny Patinasarani, Jacob Sihasale, Iswadi Idris, Judo Hadijanto, dan Anwar Ujang.

Kadir juga dikenal sebagai pemain inti PSSI saat menjuarai Kings Cup (Bangkok) tahun 1968, Merdeka Games 1969, dan juara di Pesta Sukan Singapura tahun 1972. Kadir juga memperkuat PSSI saat menjadi runners up tiga kali Presidents Cup di Korea Selatan tahun 1970-1972.

Terakhir Kadir dibelit penyakit gagal ginjal sehingga ia perlu menjalani cuci darah seminggu dua kali di RSCM. Karir terakhir almarhum di bidang sepakbola adalah menjabat sebagai pelatih klub Divisi II Persid Jember. Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat anak serta seorang cucu. Selamat jalan…