Saya dengar-dengar Liga Italia itu tidak murni sportifitas-nya. Jadi siapa yang menang dan kalah ditentukan kuasa mafia-nya. UUD (Ujung Ujungnya Duit)-lah. Tapi ini cuma gosip. Saya sih awam, dan terkejut sekali mendengar gosip ini. Saya butuh konfirmasi bagi para tifosi. Apakah benar adanya? Kalau benar, kok jadi mirip sama sepak bola kita ya? Hmmm….
Daily Archive for May 19th, 2003
Centrocampo Liga Italia
Maradona Jagokan Milan Bakal Juara
Legenda hidup sepakbola dunia, Diego Armando Maradona buka suara. Katanya, ia menjagokan Milan bakal meraih juara Liga Champions musim ini.
Mantan pahlawan Napoli dan Argentina itu minggu ini dikabarkan tengah berada di Italia untuk melakukan liburan sambil bermain golf di dekat Fiuggi.
Di sela-sela liburan itu, Maradona melakukan makan malam bersama mantan pemain Napoli lainnya, Giuseppe Incocciati dan kemudian berbicara kepada pers.
“Milan adalah favorit juara, mereka akan mengalahkan Juventus di Old Trafford,” ujarnya seperti dikutip Channel4.com.
Kalimat itu diucapkannya menyusul pertanyaan wartawan setempat mengenai prediksinya pada final Liga Champions yang akan dilangsungkan 28 Mei.
Prediksi Maradona itu justru dibantah Dino Zoff. Legenda sepakbola Italia itu mengatakan bahwa terlalu sulit untuk memprediksikan siapa yang bakal juara.
“Milan dan Juve punya kekuatan yang sama dan sama-sama pantas meraih juara. Tidak satupun dari keduanya yang bisa disebut sebagai favorit atau underdog,” tegas mantan pelatih timnas Italia itu.
Ini yang ngomong Maradona loh… tapi ini pula harapan Gue
Sekedar mengingatkan, bahwa di awal kompetisi Liga Champions, di Blogsport ini Gue pernah posting tentang kebangkitan Klub-klub jawara Italia di Liga Champion, yaitu Juventus dan AC Milan. Prediksi itu bukan semata-mata karena Gue menyukai Liga Italia, tapi lebih dari itu Liga Italia di musim kompetisi ini memang sedang bangkit.
Ditandai dengan hengkangnya pemain-pemain bintang yang gak betah, di antaranya adalah Zidane dan Ronaldo. Pemain yang terakhir ini memang gak berguna sama sekali untuk klub Italia yang pernah diperkuatnya. Hengkangnya pemain-pemain yang gak betah itu justru menciptakan kondisi team yang semakin mandiri dan tidak hanya bertumpu pada pemain asing sebagai kekuatan team. Walaupun kontribusi pemain asing tetap dibutuhkan. Tetapi lihatlah statistik top scorer Liga Italia yang justru didominasi oleh pemain lokal. Christian Vieri dengan 24 gol tidak terkejar lagi oleh Del Piero dan Inzaghi yang hanya mengoleksi 16 gol. Sedangkan Pemain asing yang berhasil merajai top scorer hanya duet Parma, Adrian Mutu (16) dan Adriano (14).
Ditambah kapasitas pelatih bertangan dingin seperti Lippi, Ancelotti, Capello dan Cuper (keempat pelatih ini yang menangani empat klub yang memang pernah merajai Liga Champion), menjadikan permainan team lebih terorganisir dan itu dibuktikan dalam semifinal Liga Champions yang didominasi oleh Lippi, Ancelotti dan Cuper. Semua orang tahu Lippi dan Capello dapat dijadikan jaminan untuk menjadikan team yang ditanganinya memiliki determinasi tinggi dan bermental juara.
Jadi kalo sekarang Italian Final jadi kenyataan… ya sudahlah buat yang anti Liga Italia selamat menangis deh… Dan buat pengagum Ronaldo atau Zidane… Kaciannn deh lo…..