Archive for the 'Euro' Category

Rosetti Pimpin Laga Final

Setelah memimpin pertandingan pembuka Euro 2008. Roberto Rosetti kembali dipercaya untuk memimpin pertandingan puncak nanti. Dalam pengumunan resmi yang dikeluarkan Federasi sepakbola Eropa (UEFA) dalam situs uefa.com, Selasa (24/6)WIB. Rosetti dipilih untuk memimpin laga final yang akan berlangsung di Ernst Happel, Wina, Austria, Senin (30/6)WIB.

Sepanjang berlangsungnya perhelatan pesta sepakbola antar negara eropa ini, Rosetti telah memimpin empat pertandingan. Selain menjadi pengadil saat tuan rumah Swiss bertemu Republik Ceska, Rosetti juga memimpn satu laga di Grup D antara Yunani melawan Rusia serta pertandingan perempatfinal antara Kroasia kontra Turki. Sepanjang menjalani tugasnya Rosetti telah mengeluarkan sebelas kartu kuning dimana empat diantaranya diberikan kepada pemain Turki.

Penunjukan Rosetti merupakan penghargaan terhadap kepemimpinan wasit Italia itu. Rosetti merupakan penerus dari pendahulunya Pierluigi Collina, yang terkenal sangat tegas dalam menjalankan tugas.

Sumber: BOLA Sportsline : EURO2008 : Rosetti Pimpin Laga Final

Sudah dua kejutan. Lagi?

Kejutan lagi, setelah jerman yang kemarin ternyata masih lebih perkasa dibanding portugal yang banyak di jagoin kemaren kemaren, pasti banyak yang tidak akan menyangka bakal digempur jerman sedemikian. Memang hasilnya adalah tipis 3-2, tapi lihat peluang jerman bener2 seperti kalah kelas tuh ronaldo cs.

Kejutan kedua terjadi di laga turki vs Kroasia. Kroasia yg menyanyikan lagu ..sempurna di group B dimana meraih 9 point dan juara group harus mencubit tangan untuk memastikan mereka tidak bermimpi setelah gagal menyelesaikan adu pinalti. Skor 3-1 setelah masing masing bermain imbang.

Euro 2008: Lanjutkan Pertempuran

Lupakan penyisihan grup, saatnya memasuki tahap yang lebih menegangkan. Kalah berarti pulang, menang berarti maju, sejauh mana dapat melangkah. Kejutan tetap ada, ingat Yunani yang datang dan mengambil piala juara dari para raksasa Eropa lainnya di pagelaran sebelumnya.

Kalaupun bisa disebut kejutan (atau malah Kejutannya kejutan!) yaitu tersingkirnya juara bertahan Yunani secara tragis, tidak mampu mendapat poin dari tiga pertandingannya di grup tidak terlalu maut yang hanya melibatkan tim yang susah berprestasi di turnamen tapi tetap dianggap tim besar: Spanyol, tim yang selalu hebat di kualifikasi namun hanya bisa mengejutkan di turnamen sebenarnya: Swedia, serta tim yang tidak diharapkan karena telah menyingkirkan negara penemu sepakbola modern yang sekarang banyak diidolai: Rusia. Swedia kemudian menemani Yunani untuk pulang lebih awal.