“This year is Roma’s year. I would put them on a par
with Inter….I don’t know if they will win something
important but they can achieve one of the two main objectives and they
still have time to reinforce the squad.”
Archive for the 'Liga Italia' Category
- Roberto Mancini (Inter) 3.4 m
- Carlo Ancelotti (Milan) 3.1 m
- Luciano Spalletti (Roma) 1.3 m
- Cesare Prandelli (Fiorentina) 1 m
- Claudio Ranieri (Juventus) 1 m
- Walter Novellino (Torino) 700,000
- Stefano Colantuono (Palermo) 610,000
- Edy Reja (Napoli) 480,000
- Walter Mazzarri (Sampdoria) 410,000
- Delio Rossi (Lazio) 370,000
- Marco Giampaolo (Cagliari) 340,000
- Pasquale Marino (Udinese) 340,000
- Luigi Del Neri (Atalanta) 320,000
- Luigi Cagni (Empoli) 320,000
- Silvio Baldini (Catania) 240,000
- Domenico Di Carlo (Parma) 240,000
- Gianpiero Gasperini (Genoa) 220,000
- Andrea Mandorlini (Siena) 180,000
- Massimo Ficcadenti (Reggina) 170,000
- Fernando Orsi (Livorno) 140,000
* dalam pounds, dan per tahun.
Video hilite: 72mb (Sky tv italia)
Roma mendatangi Artemio Franchi, kandang Laviola tanpa Francesco Totti (cedera paha), Casetti, Perotta dan Juan.
Walau skor telak 6-2 telah dikantongi Roma di leg pertama final copa ini, tapi bukan berarti final leg ke 2 ini bakal basi.
Sebuah pertandingan di Spanyol telah memberi contoh kepada 2 tim yg akan beradu di hari rabu besok jam 23 WIB ini.
Hasil yang cukup mengezutkan melihat jumlah goal-nya. Dan Roma lagi lagi jadi pengganggu Inter setelah menghentikan rekor tak terkalahkan di serie A dengan kemenangan 1-3 dikandang inter beberapa pekan lalu, kemenangan tandang yang sekaligus membuat fans inter menunda perayaan scudetto inter di San Siro waktu itu.
Hujan rintik-rintik yang turun diahir pertandingan seakan mewakili kesedihan para tifosi AS roma, yang malam itu harus menyaksikan akhir perjuangan dari para pemain AS Roma yang gagal mendapatkan kesempatan scudeto, sekaligus harus menyaksikan victory lap para pemain Milan yang juara.
Partai menegangkan dan paling menentukan di serie A 2003/04 ini diwarnai berbagai kejadian, mulai dari kepemimpinan wasit yang kurang oke (bukan collina sih ..) yang berbuntut marahnya supporter roma - dengan melempar botol dan kembang api kepada pemain Milan. Maka Gatuso dan Penjawa gawang Dida menjadi korban. Didda sampai 2 kali terkapar. Tapi sportivitas pemain milan yang tidak terpancing, juga pendukung Milan yang jadi tuan rumah yang tetap tenang, membuat pertandingan bisa diteruskan hingga usai dan Milan meraih gelar scudeto musim ini.
Jalannya perandinganpun berjalan cukup keras, terhitung kartu kuning dikeluarkan wasit. Milan lebih dulu membobol gawang Roma pada menit-menit awal (menit ke 2) babak pertama lewat kaki sheva memalui umpan Kaka. Dibabak pertama, milan tampak menguasai jalannya pertandingan, sedang Roma baru menunjukan aslinya dibabak ke 2. Sayang ulah penontonnya sendirilah yang bikin konsentrasi permainan roma agak terganggu.

Para Romanisti pasti banyak yang bingung. Ada apa? Apa bener?
Nah kemarin gua baca di koran. Memang Totti sempet bilang bahwa dia bisa aja main di madrid arau chelsea. Tapi… itupun kalo bener2 terpaksa ternyata. Totti bilang rela berkorban dijual (tapi bukan ke club di serie A, karena dia gak mau berhadapan dengan Roma) untuk slametin financial Roma. Demikian kira2 kata Totti. Ternyata AS Roma saat ini lagi dalam krisis keuangan dan bahkan terancam bangkrut alias bubar. Dan Tentu Totti gak rela kalo klub nya hilang dari peredaran. Dan pernyataan Totti ini bikin terharu manajemen AS Roma, lalu keluar pernyataan dari petinggi2 Roma: totti is not for sale
yang mo dijual candella, montella, emerson (prioritas no1), carew dan lima.
Sebagai fans Roma, gua berharap mudah2an Totti tetep di Roma, klub tempat ia berkarir dari awal. Meraih gelar juara demi juara. Karena Totti adalah Roma!
